Langsung ke konten utama

Postingan

Ketika Pendidikan Berhenti di Tengah Jalan: Tingginya Angka Putus Sekolah dan Terbatasnya Peluang Pendidikan Lanjutan Pada Jenjang pendidikan Tinggi di Kabupaten Kepulauan Sula

  Oleh: Dr. Sahrul Takim, S.Pd.I., M.Pd.I. “Pendidikan yang terhenti di tengah jalan bukanlah sekadar kehilangan bangku sekolah, melainkan kehilangan arah bagi seluruh masa depan; karena setiap anak yang putus sekolah adalah sebuah dunia yang terputus POTENSInya, dan masyarakat yang membiarkan itu terjadi sedang menggali lubang bagi kemiskinan, ketidaktahuan, dan ketergantungan yang akan menelan generasi-generasi berikutnya.”  Paulo Freire (ahli pendidikan kritis) Pendahuluan Pendidikan merupakan investasi paling berharga bagi suatu bangsa. Berbeda dengan pembangunan fisik yang dapat mengalami kerusakan akibat waktu atau bencana, investasi pada pendidikan akan terus memberikan manfaat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, hampir seluruh negara maju menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan. Pendidikan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang terampil, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat kohesi sosial, mengurangi kemiskinan...
Postingan terbaru

Bukan Soal Juara; Gabalil Hai Sua Adalah Penegasan identitas dan Ritual Yang Sakral

Oleh: Sahrul Takim Sangat keliru jika Gabalil Hai Sua Dilihat hanya sebatas perlombaan atau kompetisi yang berakhir juara, Sebab ritual Gabalil Hai Sua yang diselenggarakan bukan sekadar kegiatan seremonial, bukan pula sekedar perlombaan yang maknanya diukur dari siapa yang lebih cepat, berkreasi dan selanjutnya siapa yang menjadi juara. Dalam kajian antropologi budaya, ritual seperti Gabalil Hai Sua adalah tindakan kolektif yang menghubungkan manusia ( Matapia Sua ) dengan ingatan sosial ( Wakdab/Manawak ), ruang hidup, dan nilai-nilai yang diwariskan lintas generasi.  Karena itu, esensi Gabalil Hai Sua terletak pada pengalaman bersama mengenai sebuah perjumpaan batin yang berakar pada cinta negeri untuk meneguhkan kembali hubungan masyarakat dengan tanah ( Hai Sua ), sejarah, dan identitasnya. Dalam pengalaman itu, tanah tidak dipahami semata sebagai ruang geografis tempat orang sula tinggal, melainkan sebagai ruang hidup yang menyimpan jejak leluhur, memori kolektif, nil...

Potret Pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sula: Antara Ekspansi Akses dan Ketimpangan Kualitas (Refleksi Kritis Menyongsong Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026)

  Oleh: Sahrul Takim Pendidikan merupakan instrumen utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Namun, di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Sula, tantangan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akses, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis potret pendidikan di Kepulauan Sula dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis data sekunder dari portal resmi pendidikan dan statistik nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun akses pendidikan dasar relatif tinggi, masih terdapat ketimpangan signifikan pada jenjang pendidikan menengah dan tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor geografis, ekonomi, sosial, serta kualitas layanan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan transformasi kebijakan pendidikan yang lebih kontekstual dan berkelanjutan.   A.      Prolog Pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pembangunan ekonomi secara ...